Extrasensory Perception atau ESP

Kalian pasti pernah mendengar kata ESP.

ESP adalah persepsi yang muncul tanpa melibatkan proses sensoris umum seperti mendengar, melihat, meraba, merasa, dan mencium.E.S.P singkatan dari extra sensory perception ,merupakan istilah ilmiah untuk kekuatan psikis manusia. ESP diyakini mampu membuat seseorang melakukan paling tidak salah satu dari hal – hal berikut:

 

1. Clairvoyant ( mengetahui keadaan sesuatu di tempat lain dan melihat unknown)

Kemampuan ini serupa dengan kemampuan GPS atau Google Earth yang mampu mendeteksi hal-hal yang terletak jauh dari kita. Saya jadi teringat kisah seorang kerabat yang mencari jasa seorang dukun untuk mengetahui letak sepeda motornya yang dicuri orang. Dukun tersebut mungkin saja memiliki kemampuan clairvoyance.

2. Precognition (Melihat masa depan )

Precognition (dari bahasa Latin prae, “sebelum,” + cognitio,” memperoleh pengetahuan”), juga disebut Future Sight, mengacu pada persepsi yang melibatkan perolehan informasi masa depan yang tidak dapat di deduksi dari saat ini dan biasanya diperoleh berdasarkan informasi rasa. Sebuah istilah terkait, firasat, mengacu pada informasi tentang peristiwa masa depan yang dianggap sebagai emosi. Istilah yang biasanya digunakan parapsikologis untuk menunjukkan proses ekstra persepsi, termasuk clairvoyance. Berbagai proses psikologis, tidak mengacu pada psi, juga telah ditawarkan untuk menjelaskan fenomena.

3. Retrocognition (melihat masa lalu )

Retrocognition adalah kemampuan kebalikan dari Precognition.

4. Psikometri (melihat sejarah benda – benda dengan sentuhan)

Psikometri adalah seni merasakan energi-energi yang terpancar dari benda mati. Seseorang yang sudah mengembangkan anugerah kemampuan psikometri dapat merasakan energi dari benda yang dipegangnya dan membaca energi tersebut untuk memperoleh informasi.

5. Telephaty (merasakan hati manusia yg terdalam)

Telepati, yakni kemampuan untuk menyampaikan pesan pikiran kepada orang lain tanpa berbicara atau memberi isyarat. Orang yang memiliki ‘kekuatan’ ini mampu membaca pikiran orang lain. Semisal ketika dua orang bermain kartu, maka orang dengan kemampuan telepati dapat ‘membaca’ kartu apa yang akan dipilih oleh lawan mainnya.

6. Hipnotis (mempengaruhi mahluk lain)
 Definisinya ialah sebagai berikut :
·         hipnotis adalah suatu kondisi yang menyerupai tidur yang dapat secara sengaja dilakukan kepada seseorang, di mana seseorang yang dihipnotis bisa menjawab pertanyaan yang diajukan, serta menerima sugesti dengan tanpa perlawanan.
·         hipnotis adalah teknik atau praktek dalam mempengaruhi orang lain untuk masuk ke dalam kondisi trance hipnotis.
·         hipnotis adalah suatu kondisi di mana perhatian menjadi sangat terpusat sehingga tingkat sugestibilitas (daya terima saran) meningkat sangat tinggi.
·         hipnotis adalah seni komunikasi untuk mempengaruhi seseorang sehingga mengubah tingkat kesadarannya, yang dicapai dengan cara menurunkan gelombang otak dari Beta menjadi Alpha dan Theta.
·         hipnotis adalah seni komunikasi untuk meng-eksplorasi alam bawah sadar.
·         hipnotis adalah kondisi kesadaran yang meningkat.

7. Telekinetik ( mempengaruhi benda )


yakni kemampuan untuk menggerakkan benda hanya dengan kekuatan pikiran; tanpa sedikitpun menyentuhnya. Dengan kekuatan ini seseorang bahkan dapat memecahkan gelas hanya dengan menatapnya.

Penjelasan logis atas ESP telah diupayakan oleh beberapa ahli sejak beberapa dekade lalu, dan tetap menjadi kontroversi hingga saat ini. Para pendukung ESP menyatakan bahwa kemampuan ESP cenderung muncul saat individu dalam keadaan rileks, setengah sadar atau setengah tidur, melamun, ataupun di bawah pengaruh hipnotis. Pendapat lain yang berasal dari gerakan new age menyatakan datangnya ‘generasi baru’ di tengah peradaban yang memiliki kemampuan ESP. Generasi ini dinamakan anak-anak indigo -dinamakan demikian karena diyakini memiliki warna aura biru gelap keunguan alias indigo – dan anak-anak kristal atau pelangi.
Anak-anak indigo dikatakan lahir pada era 80-an dan memiliki seperangkat atribut seperti:
1. sangat peka dan punya tujuan jelas dalam hidupnya
2. berkemauan keras dan independen; sering menentang otoritas
3. empatik

      4. tertarik pada hal-hal yang bersifat spiritual.

5. menunjukkan pola pikir yang lebih dewasa ketimbang usia kronologisnya
Anak Indigo diyakini memancarkan aura berwarna indigo
Anak-anak indigo cenderung bertemperamen keras alias pembangkang karena, menurut keyakinan ini, mereka datang untuk menghancurkan tatanan lama dan membangun tatanan dunia baru yang lebih harmonis. Jenis lain ‘generasi baru’ yang datang di muka bumi adalah anak-anak kristal atau pelangi -yang juga dinamakan sesuai aura mereka. Generasi ini dikatakan lahir antara tahun 1980 hingga 2010 mendatang.
Dibandingkan dengan anak indigo, anak kristal berpembawaan lebih tenang, dengan seperangkat atribut antara lain sebagai berikut:
1. penyayang dan pemaaf
2. terbuka hanya pada orang yang mereka percaya
3. memiliki kemampuan menyembuhkan
4. mampu berkomunikasi menggunakan telepati
5. menyukai musik
6. mulai bicara pada usia 3 – 4 tahun
7. penyabar
8. pemilih dalam hal makanan.
Saya jadi tergoda untuk berpikir bila pendapat tersebut benar, maka banyak pengusaha bidang komunikasi bakal gulung tikar. Pasalnya, bila hampir semua orang yang lahir pada era 80-an hingga 2000-an dapat berkomunikasi dengan telepati, maka makin sedikit orang yang membutuhkan telepon genggam, messenger, ataupun e-mail. Tugas guru pastinya juga akan bertambah mudah; tidak perlu menghabiskan energi terlalu banyak untuk mengajar karena anak-anak sudah bisa membaca pikirannya. Asyik bukan?

2 thoughts on “Extrasensory Perception atau ESP

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s